Catatan Minggu Ke-5 Musim 2012-2013

2 Dec

BOS @ ORL 25 NOVEMBER 2012

MAGIC (110) vs CELTICS (116)

Sepanjang minggu ini, saya tidak bisa tidak punya perhatian khusus terhadap menit bermain Kevin Garnett. Sekedar mengingatkan, minggu lalu Doc berkata bahwa menit bermain Garnett haruslah dibatasi. Bahkan Doc sempat menyebutkan angka 32 menit dalam sebuah wawancara. Tapi pada kenyataannya, Doc memainkan Garnett selama 36 menit di pertandingan ini. Sebuah kepercayaan yang sebenarnya dibayar lunas Garnett dengan baik. Si Tua itu mencetak double-double di pertandingan ini (24 poin dan 10 rebound). Mari kita berasumsi bahwa stopwatch Doc kebetulan sedang rusak. Sehingga, Garnett kelebihan waktu bermain selama 4 menit. Saya harap semua setuju dengan asumsi ini.

Mungkin saya memang tak peduli dengan tim NBA lain atau mungkin pengetahuan NBA saya yang terlalu cetek. Tapi…siapa pemain Orlando yang perlu ditakuti selain mantan center mereka yang sekarang sedang bersantai di Holywood itu? Terus terang saya tidak ingat nama pemain Magic lain selain Dwight Howard. Itupun mantan pemain. Tapi setelah kemenangan Celtics yang hanya 6 poin dan setelah terjadi satu kali overtime, saya rasa nama-nama J.J. Redick, Glen Davis, dan Arron Affalo adalah nama yang patut ditakuti. Berturut-turut, mereka mencetak 21,15, dan 15 poin. Maafkan saya, Orlando. Saya terlalu meremehkan.

RATA-RATA POIN

Dalam pertandingan ini rata-rata poin dari tiap pemain Magic lebih baik daripada Celtics. Entahlah…saya khawatir dengan hal ini. Mungkin agak kurang pantas kalau saya khawatir hanya karena statistik dari satu pertandingan.

Celtics memiliki poin guard terbaik di NBA saat ini. Saya rasa semua setuju dengan hal ini. Celtics juga memiliki salah satu clutch player terbaik di NBA saat ini. Setua apapun, Pierce masih tajam kalau dihadapkan pada situasi-situasi sulit yang mengharuskan dia membuat poin-poin sulit. Sayangnya, saya melihat bahwa peran para pencetak angka utama Celtics perlu didukung oleh naiknya level permainan teman-teman yang lain. Sebab kenyataanya, para pencetak poin utama Celtics (kecuali Rondo) adalah para veteran berumur. Regenerasi Celtics adalah penting di musim ini. Mudah-mudahan pada pertandingan selanjutnya, rata-rata poin pemain Celtics bisa lebih rata lagi. Di bawah saya lampirkan data statistik seluruh pemain Celtics dan Magic di pertandingan ini. Coba perhatikan dan bandingkan perolehan poin rata-rata kedua tim.

Sumber: espn.go.com

Sumber: espn.go.com

BRK @ BOS 28 NOVEMBER 2012

CELTICS (83) vs NETS (95)

Perlu saya informasikan bahwa catatan pertandingan ini akan menjadi seperti layaknya infotainment. Jadi kalau para pembaca memiliki alergi tertentu terhadap liputan bergaya infotainment. Sebaiknya segera melewati catatan pertandingan ini dan langsung membaca catatan pertandingan selanjutnya.

Banyak drama yang terjadi dalam pertandingan ini. Paling tidak ada dua drama yang saya rasa layak untuk jadi perhatian. Bahkan, untuk pertama kalinya dalam musim ini, saya merasa bahwa statistik pertandingan menjadi kurang begitu penting. Ya begitulah kalau melawan tim yang dihuni oleh mantan suami Kim Kardashians. Mantan suami bintang reality show ini bermain di posisi power forward dan dia adalah sumber drama terbesar dalam pertandingan ini. Namanya Kris Humpries (atau Mr. Drama).

RONDO SUSPENDED FOR 2 GAMES

Beginilah kejadiannya:

1. Setelah mendapatkan operan dari Ba$$, KG berusaha melakukan lay-up dari sisi kanan.

2. Humpries mendorong bahu kanan KG sehingga KG terjatuh. Jelas ini merupakan hard foul.

3. Rondo yang kebetulan ada di depan Humpries segera mendorongnya. Humpries yang berbadan lebih besar bergerak maju selangkah ke arah Rondo. Rondo kemudian mendorong Humpries lagi, mencakar, dan melayangkan pukulan.

4. Jason Terry dan Ba$$ berusaha melerai. Disusul dengan KG dan Pierce yang berusaha melerai juga.

5. Tiba-tiba muncul Gerald Wallace (Nets) dan mendorong KG. Sempat terjadi dorong-dorongan antara KG dan Wallace di sisi kanan ring.

KG dan Rondo memang memiliki kedekatan khusus. Rondo adalah seperti adik dari KG. Sebuah artikel yang pernah saya baca mengatakan bahwa bagi KG dan Ray Allen (saat dia masih membela Celtics), Rondo adalah their annoying but lovable little brother. Menurut saya, foul yang dilakukan Humpries memang keras. Menurut saya, apa yang dilakukan oleh Rondo adalah salah. Harusnya, sebagai pemimpin tim, Rondo bisa lebih baik mengontrol emosi. Saya bahkan harus mengakui bahwa KG menjegal Humpries (coba lihat gambar di bawah). Bukan pertama kalinya KG “bermain” seperti itu. That dude is one tricky old man.

Sumber: sports.yahoo.com

Sumber: sports.yahoo.com

Saya hanya tidak sreg dengan reaksi yang dilakukan oleh Humpries setelah itu. Di akun Twitter-nya, Humpries menulis “Anyone know where I can get a quick Tetanus shot in Boston?” sambil menunjukkan gambar luka-luka yang dideritanya setelah berkelahi dengan Rondo (lihat gambar di bawah)

Sumber: @KrisHumpries

Sumber: @KrisHumpries

Tetanus? Anda serius? Mungkin ada baiknya Anda berganti nama belakang menjadi Kardashians. Sebab Anda sudah membuat drama. Segeralah Anda mencontoh Ria Ramadhani yang mengganti nama belakangnya menjadi Bakrie. Tapi saya tak yakin jatah warisan Anda akan sebesar dia nantinya.

Bandingkan dengan reaksi Garnett atas kejadian tersebut. Garnett hanya berkata

“This ain’t the Girl Scouts, this ain’t the Boy Scouts,… This is the NBA. It’s going to be a physical part of it. And everybody’s going to have to adjust to it and you’re not going to be able to beat it. That’s period. Point blank.”

Inilah hukuman yang dijatuhkan NBA untuk perkelahian tersebut:

1. Rondo mendapat suspension untuk 2 game dan diharuskan membayar $200,000.

2. KG didenda $25,000

3. Gerald Wallace didenda $35,000

DOC MEMANGGIL CELTICS SEBAGAI TIM YANG “SOFT”

Ini adalah drama kedua di pertandingan ini. Setelah pertandingan, Doc mengeluarkan sebuah pernyataan yang benar-benar jleb buat timnya

“If I’m Brooklyn and the league, you’ve got to think we’re pretty soft the way we’re playing… We’re a soft team right now. We have no toughness.’’

KG tidak terlalu suka dengan apa yang dikatakan Doc. Tapi dia mengerti maksud sebenarnya dari Doc. KG berkata

“I don’t know any man who likes to be called soft; maybe some women,”

“Where I’m from, not most men like that. I think collectively he’s talking about our style. … I don’t think he’s coming at us as men, but he’s definitely talking about our style as a whole. Collectively, we all have to do that together; the onus falls on each and every last one of us, not just one or two guys. But, yeah, that was disturbing. Who likes to be called soft in anything, if you’re a man?”

Sudahlah. Saya tak ingin berlama-lama membahas drama-drama ini.

POR @ BOS 30 NOVEMBER 2012

CELTICS (96) vs TRAIL BLAZERS (78)

Seakan ingin tak dibilang soft lagi oleh Doc, Celtics langsung menggebrak di quarter pertama dengan mengungguli Blazers 25-18. Hanya pada quarter ke-3 Blazers bisa mengungguli pengumpulan poin Celtics. Ini adalah pertandingan pertama (dari total 2 pertandingan) di mana Rondo mendapat suspension. Courtney Lee mendapat amanat untuk menggantikan peran Rondo di pertandingan ini. Lee mengumpulkan 10 poin, 5 rebound, 3 steal, dan 4 assist dalam pertandingan ini. Not bad.

LAMARCUS ALDRIDGE
Sumber: newspaper.li

Sumber: newspaper.li

Manusia satu ini adalah ancaman terbesar bagi Celtics. Dia adalah mesin poin. Catatan statistik 23 poin dan 8 rebound. Seakan berkata bahwa ia hanya punya satu fokus dalam pertandingan ini. Yaitu untuk mencetak poin.

BIG MEN

Seperti yang diakui Doc dalam wawancara pasca pertandingan, ia ingin melepaskan beban dari para guard di pertandingan ini. Ia menginstruksikan para guard untuk memastikan bola sampai ke tangan KG atau Jared Sullinger dan mereka akan menyelesaikannya. Ini adalah salah satu penyesuaian yang dilakukan Doc karena ketiadaan playmaker murni di pertandingan ini. Mari kita doakan agar Avery Bradley cepat sembuh. Sebab, sekedar informasi, Celtics hanya punya Bradley dan Rondo di posisi PG.

BOS @ MIL 1 DESEMBER 2012

BUCKS (91) vs CELTICS (88)

Tidak ada kata lain yang dapat mendeskripsikan pertandingan ini selain “menggemaskan”. Ada dua alasan utama kenapa saya gemas dengan pertandingan ini:

1. Ini adalah pertandingan kedua Celtics tanpa Rondo yang terkena suspension. Celtics tak memiliki point guard. Sedangkan Bucks punya dua point guard yang bermain sebagai starter!

2. Kalau melihat dua pertemuan lalu dalam musim ini, Bucks adalah tim yang sulit diatasi tapi BISA diatasi. Skor sementara selama dua kali pertemuan adalah 1-1. Bucks adalah tim yang tidak bisa dianggap enteng tapi sangat bisa dikalahkan. Mudah-mudahan penjelasan saya bisa ditangkap.

LARRY SANDERS
Sumber: nba.com

Sumber: nba.com

Siapapun yang membuat 12 defensive rebound dalam satu pertandingan layak untuk dibahas. Apalagi dia juga membuat 18 poin dan 5 blok! Dalam sembilan tahun terakhir, dia adalah pemain cadangan pertama yang bisa mencetak poin dan blok sebanyak itu! Melihat performa Larry Sanders di pertandingan ini, saya seperti ingin mengirim surat singkat kepada Danny Ainge yang isinya “Tolong buat dia menjadi tandem KG.”

Terlalu berkhayal.

Kita lihat sepak terjang Sanders di pertandingan-pertandingan ke depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: